Minggu, 13 Desember 2015

Dodo!

ihaii udah lama nih ga cerita. ini edisi marah kangen sebel makin sayang benci makin rindu dan menghindar justru makin berakar dijiwa!

entah lah dia sejenis batu apa
aku susah membuatnya lapuk
tapi justru aku yang melapuk pada ragaku
kukira ada saatnya kala rasa ini tak bermakna
mungkin sejak minggu lalu.
yaa.. benaar sekali
aku mulai melepas rasa itu

seperti tadi. rasanya tak ada apapun. aku tertawa karna itu lucu bukan untuk menahan debaran jantungku, kala aku biasanya melakukan itu didepannya.

aku heran.
dia sungguh menyebalkan.
rasanya membuatku berapi dalam darah adalah sesuatu yang cukup menyenangkan untuknya.
seperti hari lalu itu dan mungkin tadi oagi dan mungkin kala siang menjelang sore lalu waktu yang tadi

maafkan jika kata kata ku makin rumit dan tak beraturan
melanggar kata baku dan kaidah bahasa Indonesia yang benar
namun satu hal pasti yang aku tau

jujur aku merasa bebas dari kamu do!
aku malah mulai hendak meletakkan rasaku pada tanah lain. tak berharap berakar. cukup tumbuh saja. tak berharap punya banyak batang atau daun dan buah. hanya cukup tumbuh. sementara saja. kumohon!

mengapa?

karena aku terlalu nyaman dengan zona ini. bebas dari rasa canggung saat didekatmu. yaaah semogaaa bertahan lama(:

dan satu hal yg selalu aku dambakan. benar** ada kata KITA diantar aku dan kamu. kuharap itu bukan sekedar asaaku. next time. and i dont know, when time hug me with millions stars.

Tidak ada komentar: