Entah.....
Apa wujud rasa itu
Yang ku tau... itu kamu
Sabtu, 03 Oktober 2015
Berhati-hati dalam Pergaulan
Pdt. Yonatan Tanoedihardjo
II Tawarikh 18 : 1-34, 19 : 1-3
Yosafat: Raja Yehuda (2 suku)
Ahab: Raja Israel (10 suku)
Yosafat memilih berbesan dgn Ahab. Hal ini tdk berarti berkenan dihadapan Tuhan. Karena Ahab raja yg fasik, menentang Tuhan, mengagungkan ilah-ilah. Ahazia Raja israel yg fasik. Sedangkan Yosafat takut dgn Tuhan, tekun, berbakti.
1 Korintus 15 : 33
Pergaulan yg buruk merusakkan kebiasaan yg baik!!!
Jumat, 25 September 2015
STAN MALANG, 02.37
Detik ini kalo boleh jujur aku capek bgt. Tapi liat mereka disampingku tertidur pulas dgn seulas senyum, aku sukacita bgt:))) makasih PD FIB 2015. Kalian ngajarin aku arti sebuah pengorbanan:)))
Sabtu, 19 September 2015
Paulus, Bermegah Dalam Kelemahannya
2 Korintus 12 : 7-9
Duri dalam daging = pencobaaan yg diberikan Tuhan
Paulus telah 3x berseru pada Tuhan.
Namun Yesus, mengatakan bahwa cukuplah Kasih Karunia-Ku bagimu.
Tujuan: supaya kuasa Kristus turun menaungi kita.
Ketika Tuhan tdk menjawab ataupun menolaknya. Artinya kita harus percaya dgn sikap Tuhan. Tuhan mengajarkan kita boleh seperti Rasul Paulus. Kiranya kita dapat tetap bermegah dalam kelemahan kita (persoalan kita).
Minggu, 13 September 2015
Akhirnya~
Dulu aku adalah pribadi yang suka banget bikin orang yang aku sukai, merasa cemburu. Berharap seolah-olah dia juga menyukaiku. Namun rasa itu membuatku makin bertahan dikondisi dimana rasaku menetap pada dia yang tak pernah memandangku. Pada dia yang selalu aku banggakan. Hingga satu ketika aku bertemu dengan titik jenuh. Dia bercerita tentang betapa lelahnya bertahan menunggu dan berharap pada rasa yang sama. Saat itu semua mulai berubah. Meskipun aku tetap memandang rasa dari kejauhan. Namun ada benteng diantara kita. Bentang yang membatasiku bisa dekat dengannya. Benteng yang membuatku kikuk saat kita bersama. Sejak bentwng itu mulai makin kokoh. Aku baru sadar. Disinilah saatnya sang koma berpindah. Bukan bertambah ataupun melemah, melainkan saatnya berenkarnasi menjadi titik. Yaaah.. Akhirnya selesai. Mungkin bukan akhir yang baik untukku (pendapatku), melainkan ini terbaik dari Tuhan.
Minggu, 06 September 2015
Tetap Percaya Kepada Tuhan dimasa Kesulitan dan Kesukaran
Pdt. Yonatan Tanoedihardjo
Mazmur 25 : 1 - 22
Belajar dari doa Daud.
Ayat 17 : dalam kesesakan
Ayat 18 : Tuhan perhatikan kesengsaraan dan ampuni dosaku.
Ayat 4 : Apapun yg dialami tetap berpegang dan bersandar pada Tuhan. Ditengah kesukaran meminta Tuhan memberitahukan jalan-Nya
Ayat 5 : Daud meminta petunjuk dari Tuhan
Ayat 20 : Daud tetap memohon supaya jgn sampai mendapat malu
Ayat 14 : Mencari Tuhan dan begaul karib dgn Tuhan
Ayat 7&11 : Memohon pengampunan
Percayalah Tuhan sendiri yang akan memulihkan.
Belajar merendahkan hati dihadapan Tuhan.
Belajar untuk selalu rindu dekat akan Tuhan
Belajar untuk lebih mengerti apa mau nya Tuhan. Jadi bukan kehendak kita lagi. Melainkan kehendak Tuhan yang jadi.
Berserah lah dan berharap lah pada Tuhan.
Mazmur 55 : 23
Ia yg akan memelihara kita dan Ia akan mengambil alih kehidupan kita. Ia tdk akan membiarkan kita goyah. Yesus dtang kedunia ini untuk menjadi korban tebusan. Bagi orang percaya, ditebus disucikan diselamatkan dibayar ditebus dan kita beroleh hidup yang kekal.
Paulus : beritakanlah kematian-Nya hingga Ia datang untuk yang kedua kalinya.
Minggu, 30 Agustus 2015
30-08-15
Pdt. Reni
Minggu Sore
Mazmur 103 : 13-14
Bapa sayang kepada anak-anak Nya. Walaupun Ia tau bahwa kita adalah debu. tapi Dia begitu mengasihi kita
Yohanes 3 : 16
Roma 8 : 32
1 Yohanes 4 : 9-12
Bukan kita yg lebih dulu mengasihi Allah, melainkan Allah yang lebih dulu mengasihi kita.
Manusia : nature nya dosa
Kasih Allah sendiri, tanpa ada faktor lain. itu inisiatif Allah sendiri. Tuhan selalu memperhatikan umat-Nya yg berdosa.
Lukas 15 : 11-24
Anak bungsu yg meninggalkan Ayahnya. namun Ayahnya tetap mengasihi Dia bahkan menerimanya ketika dia kembali.
Bapa rela mencari kita(manusia) yang meninggalkan-Nya dengan penuh kasih.
Lukas 15:4-6
Yeremia 31:3b
Tuhan mengasihi kita dgn kasih yg kekal yg tdk terbatas dan tdk dibatasi dgn apapun.
Matius 7:9-10
Yesaya 43:4
Menjadikan hidup kita berarti dihadapan-Nya
Yohanes 15:9-10
Bapa mengasihi Yesus, dan Yesus mengasih kita, jadi mari tinggal didalam kasih Allah itu.
Allah adalah kasih, itu yg membuat kita bisa mengasihi orang lain.
1 Yohanes 4 : 7-12,19-21
09-08-15
keliaran dinikmati sebagai dosa.
satu negara yg sudah dihancurkan Tuhan. tdk mungkin memperoleh kemuliaan Tuhan lagi.
gereja tdk mengabarkan injil : bunuh diri
gereja harus mementingkan pemudaa
sedini mungkin melihat rencana Allah yang besar
agung dalam rohani : sudh menetapkan arah dan berprinsip
menuntut, mengerti, dan seluruh hidup untuk Tuhan.
ada api yg ada di dada
dan identitas yg dihargai
berjuang untuk kehendak Dia
bertahan dalam kesulitan
berjuang dihadapan banyak musuh
dan memuliakan Tuhan
harus berani berperang melawan iblis.
pengetahuan dikaitkan ke iman, karena pengetahuan hanya sesuatu yg....
5 kebangunan gereja
1. kebangunan dalam iman kepercayaan
2. epistemologi
3. kebangunan etika
4. kebangunan pelayanan
5. kebangunan segala aspek kebudayaaan
Minggu, 23 Agustus 2015
Koko Timo
tak banyak kata yang dapat diungkapkan, kala rasa itu menjadi satu.
Terimakasih sudah hadir dan tetap tinggal disini bersamaku
Selasa, 11 Agustus 2015
L.E.T.T
rasaku, mungkin salah
namun aku bersyukur kali ini aku menemukan seseorang yang bisa mendengarkan keluh hati ini. perbedaaan usia yang cukup jauh tak menghalangiku untuk makin terbuka padanya. sebut saja kak pepi. yaa namanya sih Febtrias bla bla bla. dari jurusan kedokteran gigi. kakak ini mungkin sudah pernah kujumpai dari satu tahun yang lalu. namun baru beberapa minggu lalu. aku merasakan getaran kasihnya. aku merasa memiliki kakak baru lagi. yang sekaligus menjadi kakak bimbing bagiku. aku pribadi yang memilih dan memutuskannya. alasannya satu. aku merasa nyaman. awalnya aku kaku sekali saat pertemuan pertemuan ringan mataku bertemu dan menatapnya. bahkan ada rasa takut. hingga saat kita tiba tiba dipertemukan dalam satu sesi dimana dia adalah guriku, aku pun merasakan dia sangat menakutkan. namun suatu hari, mungkin seminggu yang lalu, aku berada dikereta bersamanya dalam satu acara dimana kami adalah peserta yang ikut dari satu tempat yang sama, unair. ketika itu pun rasanya aku masih begitu geli untuk menatapnya. hingga setibanya di lokasi acara. ketika kereta berhenti disebuah stasiun. ketika itu waktu terasa berputar terbalik. ia begitu hangat. dan memelukku dalam sorot kamera. aku merasakan ada satu pelukan yang begitu hangat yang mungkin pernah aku rasakan ketika aku bersama mereka yang aku kasihi. mungkin dititik itulah Tuhan mengijinkanku memanggilnya kakak dalam nada yang sangat hangat. dan yaaa sejak saat itu lah aku menjadi begitu tergantung padanya. kemana-mana aku ngikut terus. hingga berurailah cerita tentang dikau. yang sejujurnya enggan aku ceritakan. namun aku begitu gamplang bercerita semuanya. yaaaah singkatnya. hingga malam ini pun. dia adalah satu satunya pribadi yang ada ketika tawaku pecah ruah ketika senyum ku tumpah karna seorang pria seumuranku. yang namanya pun enggan ku sebut namun selalu ku rajut, dalam hati.